Percetakan Uang | Proses Produksi Cetak



Cara membuat uang palsu ternyata banyak yang ingin tahu proses produksi cetak uang-nya. Percetakan uangMesin Percetakan Offset PERUM PERURI. Read more ... » kertas atau uang logam secara resmi hanya pemerintah (Perum PeruriMesin Percetakan Offset PERUM PERURI. Read more ... ») yang berhak memproduksinya. Tapi,  banyak pihak yang tidak bertanggung jawab yang berusaha untuk mencetak uang palsu, menggandakan dan menyebarkan uang palsu tsb.

Cara membuat uang kertas

Nah, bagaimana sih cara kerja atau bagaimana proses produksi percetakan uang itu…?!? Simaklah tutorialCheap Poster Printing Services | SMART TIPS. Read more ... » cara mencetak uang kertas atau logam di Perum PeruriMesin Percetakan Offset PERUM PERURI. Read more ... » berikut ini…

Uang kertas atau uang logam, semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula hasrat kita untuk memilikinya. Mungkin itulah yang terlintas di pikiran hampir setiap orang tentang uang. Namun, pernahkah terlintas di benak Anda hasrat untuk mengetahui bagaimana uang itu diproduksi?

Untuk lebih jelasnya, yuk kita telusuri proses pencetakan uang di Perum Percetakan Uang RI (Peruri), Karawang, Jawa Barat. Ternyata tidak sembarang orang bisa masuk ke kawasan percetakan uang tersebut. Harus benar-benar orang yang terdaftar sudah membuat janji atau khusus undangan Peruri yang bisa memasuki kawasan ini.

Lapisan pengamanan yang ketat akan Anda hadapi sejak melangkahkan kaki di sini. Itu pun baru memasuki arena gerbang utama Peruri. Jangan bayangkan saat memasuki gedung produksi percetakan uangnya, banyak persyaratannya!

Kali pertama yang Anda harus lakukan bila ingin memasuki areal proses produksi percetakan uang ini, Anda harus meninggalkan segala bentuk teknologi digital yang Anda bawa antara lain telepon genggam (handphone) dan alat perekam gambar seperti kamera digital. Tidak hanya itu, uang dan dompet pun harus diamankan terlebih dahulu. Tapi jangan khawatir, barang-barang yang Anda tinggalkan tersebut akan disimpan di loker yang sudah disediakan di depan pintu masuk dan kunci loker Anda yang bawa.

Setelah itu, barulah Anda boleh memasuki pintu putar gedung. Usai melewati pintu putar, Anda akan langsung menjumpai sejumlah etalase yang dipajang di dalamnya sejumlah produk pabrikan Peruri. Mulai dari uang kertas dan uang logam yang telah diproduksi Peruri dari awal hingga terbaru, kertas berharga nonuang seperti perangko, pita cukai, passport, sertifikat tanah, ijazah, materai, serta dipajang juga maket arsitektur denah kawasan Peruri.

Usai puas menikmati pajangan-pajangan di sejumlah etalase tersebut, lalu Anda bisa beranjak ke lantai dua. Bisa menaiki tangga maupun lift. Di lantai dua inilah Anda bisa melihat secara langsung bagaimana uang diproduksi, mulai dari tahapan awal hingga akhir produksi.

Berikut tahapan proses produsi percetakan uang kertas:

1. Proses Plate Cetak Intaglio/Galvano (Engraving ProcessOffset Printing Works Today!. Read more ... »)
Ini merupakan tahap awal dari proses percetakanBisnis Percetakan | TIPS Usaha Percetakan SUKSES. Read more ... » uang kertas. Butuh waktu tiga hingga lima bulan untuk membuat plate cetak uang tersebut.

 

2. Proses Roll Sablon Intaglio (Inking Schablon Process) 
Setelah membuat plat cetak, lalu beranjak ke proses pemberian tinta roll mesin penggulung atau alat pemutar untuk mencetak uang.

3. Proses CetakWarna tinta printer CMYK. Read more ... » Uang Kertas Tahap Cetak Rata (Offset printingOliver 102 1 Color Printing Machine. Read more ... » Process) 
Setelah plat dan roll pencetak uang sudah siap, maka kini dimulailah tahap pencetakan uang ke kertas. Satu kertas lembar besar tersebut memuat 45 – 50 bilyet (lembar) uang. Untuk lembaran uang Rp1.000, Rp2.000, dan Rp5.000 memuat 50 bilyet per kertas. Sedangkan untuk lembaran uang Rp10.000 hingga Rp100.000 memuat 45 bilyet per kertas. Ini merupakan tahap di mana pemberian warna dasar uang.

Mesin cetak uang kertas
Offset printing process

4. Proses Cetak Uang Kertas Tahap Cetak Dalam (Intaglio Process) 
Setelah kertas diberi warna dasar, kemudian dilanjutkan dengan pencetakan kertas di lembar bagian dalam atau di lembar sebaliknya. Namun sebelum mencetak bagian dalam, kertas yang telah diberi warna dasar terlebih dahulu dikeringkan selama satu hari.

 

Rotogravure (Intaglio Process)

5. Proses Pemeriksaan Lembar Besar (Inspection Process)
Setelah dua bagian kertas telah dicetak, lalu dilakukanlah pemeriksaan uang. Pemeriksaan ini dilakukan secara manual oleh karyawan guna melihat apakah ada kerusakan dalam proses produksi cetak. Bila diketahui ada yang rusak atau cacat, maka pada lembaran yang rusak itu akan ditandai dengan coretan.

6. Proses Cetak Nomor (Numbering Process) 
Usai diperiksa secara manual, maka dilanjutkan dengan pemberian nomor uang. Nomor seri uang ini disesuaikan dengan pesanan Bank IndonesiaHeidelberg Printers Type. Read more ... » (BI). Terdapat tiga mesin putar pencetak nomor (mesin nomoratorRyobi 480 K-NP | Mesin Cetak Nomorator-Perforator. Read more ... ») yang telah diisi dengan plat nomor masing-masing uang.

Setelah pencetakan nomor seri, maka uang kertas tersebut harus diperiksa kembali guna mengecek kebenaran dan keabsahan nomor seri uang tersebut.



Nomor seri uang kertas

7. Proses Penyelesaian (Cutpack Process)
Ini merupakan tahapan akhir dari segala proses pencetakan uang kertas. Proses ini terbagi dua yaitu proses penyelesaian secara mekanis dan manual. Secara mekanis, kertas lembar uang besar tersebut kini dipotong menggunakan mesin potong kertasWOHLENBERG 3 Knife Book Trimmer. Read more ... ». Secara manual, lembaran uang diperiksa kembali langsung oleh sejumlah pekerja yang didominasi perempuan. Pada tahap akhir ini pulalah lembaran-lembaran uang yang rusak atau cacat dilubangi untuk kemudian dihancurkan.

Demikianlah tutorial tahapan proses pencetakan uang, ternyata tidak semudah yang kita bayangkan selama ini bukan? Perlu diketahui, bahan uang kertas asli dari Bank Indonesia (BI) yang beredar di pasaran selama ini terbuat dari bahan katun, sehingga tidak mudah luntur, kusam, dan robek.

Jadi, jangan tertipu dengan uang palsu yang tentunya proses pembuatannya lebih cepat, namun uang hasil cetakannya pun akan lebih cepat kusam, luntur, dan rusak.Untuk pesanan domestik, Peruri hanya melakukan proses produksi, sedangkan bahan kertas uang diperoleh dari BI. Sementara untuk pemesanan luar negeri, seperti pemesanan uang Nepal, Somalia, dan Mauritius, Peruri sendirilah yang menyiapkan segala sesuatunya, termasuk bahan kertas uang.

Nah, mulai sekarang hargailah berapa sen pun uang yang Anda punya. Setuju…?!?


Print Friendly

Tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha Captcha Reload

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>